Searching...

Entri yang Diunggulkan

Paket Bulan Madu Kampung Sampireun 1 Malam 2 Hari

Untuk pasangan suami istri yang ingin melaksanakan Bulan Madu ke Garut akan tetapi hanya mempunyai waktu yang terbatas sehingga agak kerep...

Dokumentasi Paket Honeymoon HdG Garut

Minggu, 21 Februari 2016

Paket Rujuk Romantis 2 Hari 1 Malam

Seperti yang sudah dijanjikan oleh Paket Bulan Madu Garut, kami akan memberikan berbagai pilihan Honeymoon Package dan Paket menarik lainnya (Extraordinary Packages) yang cukup sulit untuk didapatkan di tempat lain salah satunya adalah Paket Rujuk Romantis 1N2D. Tidak sedikit pasangan yang mengalami naik turunnya hubungan suami istri, mungkin dikarenakan kesibukan masing-masing pihak sehingga kemesraan dan kedekatan agak terganggu.


Dalam Islam, perceraian memang dibolehkan meski sangat dibenci oleh Allah. Kendati begitu bukan berarti Islam lantas mempermudah proses rujuk. Dalam hukum Islam dikenal istilah talaq atau talak, yang kurang lebih artinya cerai. Karena pada zaman itu belum ada pengadilan agama, talak cukup dilakukan secara lisan oleh pihak suami.




Pasangan suami istri hanya diberi kesempatan talak sebanyak 3 kali, dan pada talak ketiga, perceraian dianggap bersifat final. Apabila suami mengucap talak kepada istrinya, sebetulnya secara agama sudah terjadi perceraian.

Namun, merujuk pada QS Al-Baqarah : 228, apabila suami meminta maaf dan meminta untuk rujuk dalam waktu tiga kali quru’ atau masa iddah (haid) istri, talak dianggap batal, dan suami istri bisa melanjutkan perkawinan tanpa harus melakukan akad nikah lagi.

Namun bila suami baru minta rujuk setelah istri melewati tiga kali quru’, maka suami istri harus mengulang akad nikah, lengkap dengan mahar dan dua orang saksi. Namun bila suami untuk ketiga kalinya menjatuhkan talak kepada istrinya (biasa disebut talak tiga), berarti perceraian dianggap final dan suami istri tidak bisa rujuk kembali.

Rujuk hanya boleh dilakukan apabila kedua pihak masing-masing telah menikah lagi dengan orang lain dan kemudian sama-sama bercerai (atau ditinggal mati pasangannya). Tapi dengan catatan ketat, perkawinan dan perceraian (dengan orang lain) itu terjadi secara normal, bukan hasil rekayasa.
   
“Ini membuktikan bahwa di mata agama (Islam), proses rujuk bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng, yang dengan mudah dilakukan hanya  karena kedua pihak sama-sama ingin bersatu kembali dalam perkawinan,”

Kendati begitu, niat untuk rujuk tetap harus diberi apresiasi dan didukung. Karena, pada kenyataannya tak banyak pasangan bercerai yang ‘berani’ untuk rujuk. Lebih banyak yang memilih menikah lagi dengan orang lain. Padahal, bila didasarkan niat yang tulus, banyak hal positif yang bisa dipetik dari rujuk.



Meskipun mungkin tidak diperlihatkan ke luar, sesungguhnya perceraian merupakan salah satu gempuran psikologis paling hebat yang dialami manusia dalam hidupnya. “Lepas dari apa penyebabnya dan siapa yang salah, perceraian kerap dianggap sebagai bukti kegagalan seorang suami atau istri dalam membina perkawinan atau mempertahankan pasangannya, dan hal itu merupakan pukulan batin yang menyakitkan.”

Gempuran psikologis yang hebat tak mustahil mampu mengubah karakter atau kebiasaan (buruk) seseorang, bahkan secara drastis. “Mungkin ada yang beranggapan, suami yang tukang selingkuh atau suka memukul tidak akan bisa berubah sampai kapan pun.

Tapi bila kebiasaan buruk itu berakhir dengan perceraian yang menyakitkan, bukan mustahil dia akan bersedia mengubah diri secara total apabila diberi kesempatan untuk merajut kembali perkawinan yang terputus. Apalagi, sering kali kita baru menyadari betapa berharganya seseorang (pasangan kita) setelah kita kehilangan dia,”



Namun, agar rujuk berakhir dengan baik bagi semua pihak, ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan matang-matang:
  1. Telaah semua sikap sikap dan perilaku yang berkontribusi dalam perceraian, sehingga setelah rujuk tidak terjebak lagi dalam masalah yang sama. Ciptakan keterbukaan terhadap setiap perubahan yang positif, yang mendukung keutuhan rumah tangga. Dalam kasus-kasus tertentu, ini jelas bukan perkara mudah. Teh Ninih, misalnya, dulu bercerai karena tidak mau dipoligami. Padahal, setelah rujuk pun ia tetap dipoligami.
  2. Niat rujuk harus datang dari kedua belah pihak (suami dan istri). “Dalam perkawinan ada dua pihak yang sama-sama berperan hingga terjadinya perceraian, sehingga untuk rujuk pun niat harus datang dari kedua pihak. Keduanya juga harus mau melakukan usaha yang sama besar untuk memperbaiki  hubungan yang pernah cedera,” ujar Ira. Bila keinginan hanya datang dari salah satu pihak, lebih baik pikir-pikir lagi niat Anda untuk rujuk.
  3. Sembuhkan dulu luka-luka lama. Dalam hal ini, kemauan dan kemampuan untuk memberi maaf dan meminta maaf menjadi kata kunci.  Perlu suatu ketulusan dan keikhlasan, karena dalam maaf  terkandung proses yang melibatkan perubahan emosi dan sikap yang didorong oleh keputusan sukarela  untuk meminta maaf ataupun memaafkan, sehingga tak ada lagi dorongan untuk membalas dendam atau mempertahankan pembenaran atas perilaku yang dulu menyebabkan perceraian.
  4. Jangan menoleh lagi ke belakang. Fokuslah ke masa depan. Pelajari dan terapkan hal-hal yang berpotensi menguatkan ikatan suami istri yang dahulu mungkin terabaikan, misalnya agama, komunikasi, kedekatan dengan keluarga besar, dan sebagainya.
Selain hal diatas kadang pasangan yang baru rujuk membutuhkan 1 atau 2 hari "Spent Your Time" yang berkualitas sehingga bisa lebih saling lebih mengerti dan memahami kekurangan dan kelebihan masing-masing. Paket ini diperuntukkan untuk Pasutri yang sedang mengalami sedikit masalah dalam kehidupan rumah tangganya, akan tetapi bisa juga dipakai oleh pasangan cerai yang baru rujuk.

Kadang suasana membina hubungan untuk kembali normal agak sulit, dibutuhkan sedikit sensasi dan pengalaman berduaan di lokasi yang tidak biasa dengan nuansa yang mendukung rasa saling mengasihi dan mencintai.
  • Menginap di Resort Romantis pilihan kami
  • Welcome Drink
  • Snack Sore
  • Candle Light Dinner 
  • Santapan Rohani dari Penasehat Pernikahan
  • Breakfast
  • Foto Season
  • Garut City Tour 
  • Romantic Lunch
  • Surprise Gifts
Harga Paket Rujuk Romantis 1N2D : Rp. 2.250.000,- / Couple

Note :
Rates are applicable for weekdays only (Sunday-Thursday)
Weekend Surcharge :
  • Rp. 350.000 / room / night
Pick up service :
  • From Jakarta   Rp. 1.000.000/car/transfer.
  • From Bandung Rp.    500.000/car/transfer. (Inclusive of : driver, fuel, toll)
Harga Promo Sampai dengan Bulan Juni 2014 : Paket Rujuk Romantis 1N2D hanya seharga Rp. 1.750.000,- / Couple

0 komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

 
Back to top!